Laman

Minggu, 19 Februari 2012

Video Cabul Siswi SMP 14 Tahun bikin Pemeran Stres

co(dot)pas, Video Cabul Siswi SMP 14 Tahun. Kali ini cerita dari Tulungagung, yakni siswi SMP 14 tahun pemeran video cabul yang mengalami depresi akibat tak kuat menahan malu. Akibat perbuatannya kini sang pemeran video cabul SMP ini mengalami stres yang berkepanjangan. Hal ini diakibatkan oleh tekanan-tekanan yang datang kepada dirinya mengenai video cabul yang dia perankan



Pertanyaan yang menyudutkan bisa membuat guncangan kejiwaan pelajar kelas II Mts Al Qomar, Kecamatan Kauman ini semakin parah. Keadaan ini yang membuat Polres Tulungagung belum berani mengambil langkah pemeriksaan.

Sementara pemeran video laki-laki berinsial Pr (14), warga Desa Pucangan, Kecamatan Kauman menghilang. “Sampai hari ini kita belum bisa melakukan pemeriksaan kepada pemeran video,” ujar KBO Reskrim Polres Tulungagung Inspektur Satu Siswanto kepada wartawan, Senin (10//1/20110).

Sepasang kekasih ini berhubungan lazimnya suami istri di kawasan hutan Sonosewu, Desa Pucangan, Kecamatan Kauman. Oleh orang lain yang kebetulan berada disana, adegan panas tersebut diabadikan lalu disebar ke masyarakat. Karena malu Am menyudahi hidup dengan menenggak racun serangga.

Beruntung, perawatan medis yang berlangsung sekitar sepekan di RSUD dr Iskak Tulungagung berhasil menyelamatkan nyawanya. Saat ini Am masih berada dalam perawatan di ruang Irna Flamboyan. Meski kesehatanya sudah berangsur-angsur pulih, mental gadis asal Desa Kates, Kecamatan Kauman ini belum stabil. Artinya, Am masih rentan mengulangi perbuatanya mengakhiri hidup.

Menurut Siswanto, hukum hanya bisa menjerat penyebar video mesum. Aktor dan aktris dalam video bisa dijerat, selama mereka terlibat dalam penyebaran. “Selama tidak menyebarkan mereka tidak bisa dijerat,” terang Siswanto. Informasi yang dihimpun, perekam sekaligus penyebar video diduga para pencari rumput di kawasan hutan Sonosewu.

“Kalau kondisinya sudah membaik. Tinggal psikisnya yang belum normal,” ujar humas RSUD dr Iskak Tulungagung, Sujianto.

Saat dilarikan ke ruang Unit Gawat Darurat, kondisi Am cukup parah. Dari bagian mulut gadis ingusan ini sudah mengeluarkan busa. Nyawa Am tertolong setelah petugas medis melakukan pencucian lambung korban. “Kalau untuk berjalan saja, saat ini Am sudah bisa,” tukas Sujianto. <okezone.com>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar